Langsung ke konten utama


MAKALAH

KELAS LILIOPSIDA BAGIAN SUBCLASSIS  LILIIDAE

Makalah Diajukan untuk Memenuhi Tugas Terstruktur
Mata Kuliah Taksonomi Phanerogamae
Dosen pengampu : Asep Mulyani, M. Pd.






        Disusun oleh
                                          Nama           : 1. Aenul Fahmi K
2. Intan ismawati
3. Nurul Syiam
4. Rifqohtul Aeni
5. Yayah Imayah
Kelompok   : 8 (Delapan)
                                          Kelas           : Biologi C / Semester IV


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI
CIREBON
2014



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt. yang telah memberikan kemudahan, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Liliopsida dengan subclasis Lilidae ini untuk memenuhi tugas terstruktur mata kuliah Taksonomi Phanerogamae.
            Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Asep Mulyani selaku dosen pengajar mata kuliah Taksonomi Phanerogamaeyang telah memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada teman-teman dan pihak-pihak lain yang turut serta membantu  dalam menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini terdapat kekurangan. Penulis  mengharapkan kepada teman-teman untuk bersedia memberikan kritik dan sarannya menyangkut pembuatan makalah ini, sebagai bahan pertimbangan untuk membuat makalah selanjutnya. Namun demikian, penulis sudah berusaha menyajikan makalah ini dengan sebaik mungkin. Semoga makalah ini bermanfaat untuk pembaca, peminat keilmuan dan calon penulis di masa mendatang.


Cirebon, April 2014

             Penulis   



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii
BAB I   PENDAHULUAN................................................................................. 1
A.    Latar Belakang Masalah............................................................................ 1
B.     Rumusan Masalah..................................................................................... 2
C.     Tujuan Pembuatan Makalah...................................................................... 2
BAB II   SUB CLASSIS LILIIDAE................................................................. 3
A.    Ordo Liliales.............................................................................................. 3  
B.     Ordo Orchidales........................................................................................ 15
BAB III.................................................................................................................   SIMPULAN     18
DAFTAR PUSTAKA














BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Kelas Liliopsida sebagian besar berupa tumbuhan herba dan hanya sedikit yang berkayu,tidak mempunyai kambium sehingga tidak ada pertumbuhan sekunder. Ikatan pembuluh terbukadan tersebar. Sistem perakarannya adalah perakaran adventitif (serabut). Daun pada umumnyadengan pertulangan daun parallel (sejajar), kecuali pada Araceae sebagian tumbuhan denganpertulangan daun menjala. Helaian daun seringkali berukuran kecil dengan tangkai yang pendekdan ada pelepah. Bagian-bagian bunga pada umumnya kelipatan 3, jarang kelipatan 2 ataukelipatan 4. Embrio biji mempunyai satu kotiledon. Polen biasanya uniaperture (punya satu lubang)dan plastidanya tipe P (berisi protein).
Kelas Liliopsida terdiri dari 5 subkelas, 19 ordo, 65 famili dan kurang lebih 50.000 species.Secara evolusioner, tidak ada satu subkelas yang merupakan dasar dari kelas lainnya. WalaupunAlismatidae mempunyai ciri-ciri bunga yang primitif, namun Alismatidae bukanlah moyang darisubkelas yang lainnya. Para ahli umumnya sependapat bahwa Monocotyledonae (Liliopsida)berkembang dari Dicotyledonae (Magnoliopsida). Oleh karena itu Monocotyledonae muncul lebihbelakangan dibandingkan Dicotyledonae. Ada beberapa ciri Monocotyledonae yang menguatkanbahwa Monocotyledanae lebih maju dari Dicotyledonae yaitu : jumlah kotiledon hanya satu,pertulangan daun sejajar, tidak ada kambium dan sistem perakaran adventitif. Ciri-ciri morfologitersebut menunjukkan ciri reduksi dan fusi.
Kelas Liliopsida terdiri dari lima subkelas yaitu: Alismatidae, Arecidae, Commelinidae,Zingiberidae dan Liliidae.
Sub classis Liliidae terdiri dari 15 keluarga dan hampir 8.000 spesies, distribusi kosmopolitan. Lebih dari 4/5ths spesies milik dua keluarga, Orchidaceae dan Liliaceae. Hampir setengah dari spesies yang termasuk ke dalam Liliaceae, keluarga heterogen yang sering dipisahkan menjadi puluhan keluarga yang lebih kecil dan mungkin tidak berhubungan. Liliidae Para khas, meskipun tidak selalu, memiliki mencolok 3-merous bunga, dengan tepal petaloid semua, dan mereka telah secara luas dimanfaatkan dengan penyerbukan serangga yang berkembang dengan baik nectaries. Beberapa Liliidae adalah Famili serupa, beberapa memiliki net-berurat daun, dan beberapa memiliki elemen kapal di seluruh tunas serta akar.
Studi terbaru filogenetik molekuler menunjukkan bahwa Liliidae setidaknya memiliki 3 garis keturunan yang berbeda: Liliales, termasuk Liliaceae sensu stricto, Smilacaceae, dan sejumlah memisahkan keluarga Liliaceae sensu Lato; Asparagales, termasuk banyak dari Liliaceae epigynous memisahkan keluarga, Iridaceae, dan Orchidaceae , dan Dioscoreales, termasuk Dioscoreaceae dan Burmanniaceae. Para Liliidae adalah adik cenderung subclass Commelinidae morfologis paling diturunkan (termasuk Zingiberidae).
Sub class Liliidae memiliki jumlah yang banyak di bumi ini. Bahkan disekeliling kita banyak sekali spesies dari Liliidae. Namun, banyak diantara kita yang tidak menyadari keberadaan  spesies dari Liliidae. Hal ini dikarenakan kekurangpahaman kita mengenai setiap karakteristik dari setiap famili. 
Oleh karena itu, dalam makalah ini akan dibahas mengenai berbagai famili dalam sub classis Liliidae beserta karakteristik dan fitografinya. Selain itu, kami juga membahas tentang berbagai peranan dari setiap contoh famili Liliidae.

B.       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dijabarkan di atas, rumusan masalah yang kami batasi adalah sebagai berikut :
1.    Bagaimana karakteristik dari setiap famili pada sub classis Liliidae ?
2.    Apa saja spesies pada setiap famili Liliidae ?
3.    Bagaimana fitografi dari setiap contoh spesiesnya?
4.    Bagaimana peranan dari spesies Liliidae ?

C.      Tujuan Penulisan Makalah
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Mengetahui karakteristik dari setiap famili pada sub classis Liliidae.
2.    Mengetahui contoh spesies dari sub classis Liliiidae.
3.    Mengetahui fitrografi dari spesies-spesiesnya
4.    Mngetahui peranan dari setiap spesies Liliidae.



















BAB II
SUB CLASSIS LILIIDAE

A.  Ordo Liliales
Sebagian besar Ordo Liliales berupa terna perennial, mempunyai rimpang, umbi sisik atau umbi lapis, kadang-kadang juga berupa semak atau perdu, bahkan berupa pohon, ada pula yang merupakan tumbuhan memanjat. Daun tersebar pada batang atau merupakan roset akar. Bunga banci, atau karena adanya reduksi salah satu alat kelaminnya menjadi berkelamin tunggal, aktinomorf atau zigomorf, biasanya tersusun dalam rangkaian yang bersifat rasemosa. Hiasan bunga berupa tenda bunga berbilangan 3 yang tersusun dalam 2 lingkaran, menyerupai mahkota, kadang-kadang seperti kelopak, tetapi jarang dapat dibedakan dalam kelopak dan mahkota. Benang sari bisanya 6, dalam 2 lingkaran, lingkaran yang dalam sering kali tidak ada. Bakal buah menumpang atau tenggelam.Kebanyakan beruang 3 dengan bakal biji yang anatrop. Buahnya buah kendaga atau buah buni. Biji dengan endosperm berdaging atau seperti tanduk. Warga bangsa Liliales mempunyai daerah distribusi yang sangat luas, meliputi semua daerah beriklim sedang dan beriklim tropika, sebagian kecil di daerah-daerah iklim panas (Gembong Tjitrosoeomo. 2007).
1.         Famili Liliaceae
Karakteristik dari famili Liliiaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba dengan rimpang atau umbi lapis, sebagian kecil memiliki habitus semak atau perdu yang berupa tumbuhan memanjat.
-          Macam daun tunggal dengan filotaksis roset akar.
-          Sebagian kecil cabang-cabang tereduksi berubah menjadi kladodium.
-          Bunga kecil sampai sangat besar dan warnanya menarik.
-          Sebagian besar simetri bunganya aktonomorf, sebagian kecilnya zigomorf.
-          Perianthiumnya terdiri dari tenda bunga yang menyerupai mahkota.
-          Memiliki biji yang di dalamnya terdapat banyak endosperm.
Contoh spesies dari famili Liliaceae
                                                                     Klasifikasi :
                                                         Kingdom         : Plantae
                                                         Divisi               : Magnoliophyta
                                                         Kelas               : Liliopsida
                                                         Sub Classis      : Liliidae
                                                         Ordo                : Liliales
                                                         Famili              : Liliaceae
Gambar. Lilium brownii
                                                         Genus              : Lilium
                                                         Spesies            : Lilium brownii
Berikut ini adalah manfaat dari bunga lily :
a.    Membantu menyembuhkan dan menghilangkan bekas luka di kulit, misalnya luka bakar, luka akibat jatuh. Dan kelebihannya, Lily dapat menyembuhkan luka tanpa bekas. Kulit Anda akan kembali mulus seperti semula.
b.    Saponin pada umumnya terdapat pada umbi-umbian dan biji-bijian. Saponin berfungsi untuk menghambat pertumbuhan kanker dan membantu mengatur kadar kolesterol. Saponin ini juga terkandung di dalam Lily, itulah sebabnya beberapa produk kosmetik ada yang memanfaatkan bunga Lily untuk mencegah berkembangnya sel kanker di kulit (apalagi jika kulit terlalu sering terkena sorotan sinar matahari secara langsung).
c.    Ekstrak bunga Lily dapat membantu menjaga kelembaban kulit, memberikan perawatan spesial bagi kulit kering, kulit iritasi dan kulit sensitif.
d.   Polisakarida yang juga terkandung di dalam bunga ini termasuk dalam kelompok hidrokoloid, fungsinya membantu meningkatkan viskositas dan kestabilan kelembaban air yang ada di kulit. Di dalam kulit, polisakarida ini menahan kadar air yang ada agar tetap berada dalam jumlah yang seimbang.
Klasifikasi :
Kingdom          : Plantae
Divisi                : Magnoliophyta
Kelas                : Liliopsida
Sub Classis       : Liliidae
Ordo                 : Liliales
Famili               : Liliaceae
Gambar. Allium cepa
Genus               : Allium
Spesies             : Allium cepa
Berikut ini adalah manfaat dari Allium cepa :
a.    Mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah.
b.    Memberikan peluang kesembuhan pada penderita asma.
c.    Menurunkan tekanan darah dan kadar lemak di dalam darah.
d.   Mencegah naiknya gula darah pada penderita diabetes melitus.
Adapun kandungan dari Allium cepa yang bermanfaat bagi tubuh adalah sebagai berikut :
a.    Fosfor                                   i.    Pektin
b.    Niacin                                   j.  Volati Oil
c.     Enzym Allinase                    k.  Sterols
d.   Sulfur                                    l.  Kalsium
e.    Vitamin B1                           m.  Saponis
f.     Vitamin C                             n.  Karbohidrat
g.    Flavanoid                              o.  Serat
h.     Asam Fenol
2.         Famili Iridaceae
Karakteristik dari famili Iridaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba perenial dengan akar yang tumbuh dari rimpang, umbi sisik atau umbi lapis.
-          Bentuk daunnya pipih memanjang dengan filotaksis roset akar.
-          Simetri bunganya aktinomorf atau zigomorf.
-          Karangan bunganya adalah rasemosa.
-          Perianthiumnya terdiri atas tenda bunga yang menyerupai mahkota.
-          Stamennya berjumlah 3 yang berhadapan dengan daun-daun tenda bunga.
-          Biji memiliki endosperm dan lembaga yang kecil.

Contoh spesies dari famili Iridaceae
                                                               Klasifikasi :
                                                   Kingdom         : Plantae
                                                   Divisi               : Magnoliophyta
                                                   Kelas               : Liliopsida
                                                   Sub Classis      : Liliidae
Ordo                :Liliales
Famili              : Iridaeceae
Gambar. Crocus sativus
Genus              :Crocus
Spesies            :Crocus sativus
Crocus sativusmenghasilkan zat warna kuning (safron) dari kepala putiknya. Bagi penggemar safron, safron memiliki aroma bagaikan madu dengan sedikit nuansa harum jerami. Masakan Arab, India, Asia Tengah, Iran, Eropa, Maroko, dan masakan orang Cornish sering menggunakan safron sebagai pewarna makanan sekaligus penambah aroma. Safron juga sering digunakan pada kue-kue, permen, dan minuman keras. Bunga safflower (Carthamus tinctorius) yang dijual dengan nama "safron Portugis" (assafroa) dan kunyit sering digunakan sebagai pengganti safron yang berharga mahal. Ilmu kedokteran modern berhasil mengungkap berbagai khasiat safron, seperti antikarsinogenik (pencegah kanker), anti-mutagenik (pencegah mutasi), immunomodulasi (memperbaiki sistem imun), dan antioksidan.


3.         Famili Aloaceae
Karakteristik dari famili Aloaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba perenial dengan rimpang yang merayap atau berbentuk umbi.
-          Daunnya besar, tunggal atau bergerigi dengan filotaksis roset akar.
-          Bunga biseksual dengan simetri bunga aktinomorf.
-          Macam bunganya majemuk dengan bentuk payung yang terdapat pada bagian terminal.
-          Perianthiumnya berupa corolla yang terdiri dari 6 petal.
-          Stamennya berjumlah 6.
-          Pistillumnya berjumlah 3 denga ukuran yang pendek.
-          Memilki banyak biji dengan endosperm dan lembaga yang kecil.

Contoh spesies dari famili Aloaceae
Klasifikasi  :
Kingdom         : Plantae
Divisi               : Magnoliophyta
Kelas               : Liliopsida
Sub Classis      : Liliidae
Ordo                : Liliales
Famili              : Aloaceae
Gambar. Aloe vera
Genus              : Aloe
Spesies            : Aloe vera
Berikut ini adalah manfaat dari Aloe vera :
a.    Mengobati luka usus
b.    Menyembuhkan penyakit langganan
c.    Membantu metabolisme tubuh dan regenerasi sel
d.   Penyubur rambut
e.    Penurun kadar gula darah
Lidah Buaya terbukti menyimpan zat-zat penting seperti vitamin A, B1, B2, B3, B21, C, E, kolin, inositol, dan asam folat. Kandungan mineralnya adalah kalsium, magnesium, potasium, sodium, besi, zinc, dan kromium. Kandungan enzim-enzimnya, antara lain amylase, catalase, cellulose, carboxypeptidase, carboxyhelolase, dan brandykinase yang semuanya amat penting bagi metabolisme tubuh. Lidah buaya pun ternyata memiliki kandungan beragam asam amino, yakni arginine, asparagin, asparatic acid, analine, serine, valine, glutamat, threonine, glycine, lycine, yrozine, proline, histidine, leucine, dan isoliucine.

4.         Famili Velloziaceae
Karakteristik dari famili Velloziaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba perenial yang berkayu dengan batang yang tebal.
-          Daunnya berbentuk lanset dengan ujung runcing dan filotaksis yang tersusun sebagai roset akar.
-          Bunganya terpisah-pisah pada tangkai yang panjang dan berwarna menarik.
-          Bunganya biseksual dengan simetri bunga aktinomorf.
-          Perianthiumnya terdiri atas 6 corolla yang berlekatan.
-          Stamen berjumlah 6 atau banyak yang tersusun atas 6 berkas.
-          Tangkai putik berjumlah 1 dengan kepala putik berbentuk bongkol atau bercabang 3.
-          Buahnya memiliki tekstur yang keras.
-          Biji berjumlah banyak berbentuk pipih dan mempunyai endosperm dan lembaga yang kecil.

5.         Famili Taccaceae
Karakteristik dari famili Taccaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba perenial yang berkayu dengan rimpang yang berbentuk umbi.
-          Daun berukuran besar dengan macam daun yang tunggal dan bergerigi denagn filotaksis yang tersusun sebagai roset akar.
-          Bunganya biseksual dengan simetri bunga aktinomorf.
-          Macam bunganya majemuk berbentuk payung yang terletak pada bagian terminal.
-          Perianthiumnya berupa corolla yang terdiri atas 6 petal.
-          Stamen berjumlah 6 dengan tangkai sari melebar dan pendek serta antera yang beruang dua.
-          Tangkai putik berjumlah 3 dengan ukuran yang pendek dan kepala putik yang berjumlah 3.
-          Memiliki banyak biji dengan endosperm dan lembaga yang kecil.
Contoh spesies dari famili Taccacea
Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae
Divisi               : Magnoliophyta
Kelas               : Liliopsida
Sub Kelas        : Liliidae
Ordo                : Liliales
Famili              :
Taccaceae
Genus              :
Tacca
Spesies            : Tacca palmata





Gambar. Tacca palmata (iles-iles atau gadung tikus)
 


Manfaat iles-iles terutama di bidang industri dan kesehatan, karena kandungan glukomannan pada tepung umbinya. Iles-iles merupakan jenis tanaman umbi yang mempunyai potensi dan prospek untuk dikembangkan di Indonesia.Selain mudah didapatkan, tanaman ini juga mampu menghasilkan karbohidrat dan tingkatan panen tinggi. Umbinya besar, dapat mencapai 5 kg, cita rasanya netral sehingga mudah dipadupadankan dengan beragam bahan sebagai bahan bakukuetradisional dan modern. Tepung iles-iles dapat digunakan sebagai bahan lem, agar-agar, mi, tahu, kosmetik dan roti. Tepung suweg dapat dipakai sebagai pangan fungsional yang bermanfaat untuk menekan peningkatkan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah yaitu makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifat fungsional hipoglikemik dan hipokolesterolemik. Suweg sebagai serat pangan dalam jumlah tinggi akan memberi pertahanan pada manusia terhadap timbulnya berbagai penyakit seperti kankerusus besar, divertikular, kardiovaskular, kegemukan, kolesterol tinggi dalam darah dan kencing manis. Di Filipina umbi suweg sering ditepungkan mengganti kedudukan terigu dan biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan roti. Di Jepang, umbi-umbian sekerabat suweg telah banyak dimanfaatkan untuk bahan pangan, misalnya bahan pembuatan mi instan.

6.         Famili Dioscoreaceae
Karakteristik dari famili Dioscoreaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba memanjat dengan rimpang / umbi di dalam tanah yang kaya akan zat tepung.
-          Macam daun tunggal dengan bentuk kordatus.
-          Pertulangan daun menjari atau melengkung dengan filotaksis tersebar. Sebagian kecil memiliki filotaksis berhadapan.
-          Bunga uniseksual dengan bentuk kecil dan simetri bunga yang tersusun aktinomorf.
-          Bunganya tersusun berupa bulir.
-          Stamennya berjumlah 6 bersifat fertil. Namun, sebagian kecil 3 stamennya bersifat steril.
-          Pistillum terdiri atas 3 tangkai putik yang berlekatan.
-          Biji sering memiliki sayap dengan endosperm dan lembaga yang kecil.

Contoh spesies dari famili Dioscoreaceae
Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae
Divisi               : Magnoliophyta
Kelas               : Liliopsida
Sub Kelas        : Liliidae
Ordo                : Liliales
Famili              : Dioscoreaceae
Genus              : Dioscorea
Spesies            : Dioscorea aculeata






Gambar. Dioscorea aculeata
 


Gembili merupakan potensi sumber hidrat arang, protein, rendah lemak, kalsium, fosfor, potasium, zat besi, serat makanan, vitamin B6 dan C. Selain itu gembili mempunyai kadar sodium dan indeks glisemik yang rendah. Gembili dapat di pakai sebagai makanan tambahan atau makanan pengganti, selain itu juga dapat menunjang usaha untuk  penganekaragaman bahan makanan, sehingga tidak bergantung pada beras. Di afrika barat umbinya di pakai sebagai bahan industri pati dan alkohol.
Umbi gembili setelah dimasak atau dipanggang rasanya manis dan lezat, dimakan sebagai makanan tambahan. Umbinya dapat juga diekstrak menjadi tepung; seratnya halus dan mudah dicerna sehingga digunakan dalam menu penderita penyakit pencernaan. Parutan kasar umbinya digunakan sebagai tapel untuk obat pembengkakan, khususnya di kerongkongan.
Gembili mempunyai prospek untuk produk tepung umbi maupun tepung pati sedangkan ubi kelapa untuk tepung umbi.Daun gembili yang mengering dapat menjadi pupuk hijau. Kita bisa mengumpulkannya dan menjadikannya media tanam untuk tanaman wijayakusuma, pakis, begonia, anggrek atau tanaman rimpang seperti jahe, lengkuas.
7.         Famili Philydraceae
Karakteristik dari familiPhilydraceae adalah sebagai berikut(Wu Kuo-fang. Wu Kuo-fang. 1997) :
-          Habitusnya herba atau terna.
-          Daunnya berbentuk spiral dan distikha.
-          Bunganya uniseksual atau berkelamin tunggal dengan simetri bunga yang tersusunzigomorf.
-          Kelopak bungaatau caliksnya berwarna putih atau kuning.
-          Benang sari berjumlah 1yang dimasukkan di dasar segmen perianth lebih rendah.
-          Stigma berbentuk kepala atau samar-samar 3-lobed.
-          Philydrum lanuginosum

Contoh spesies dari famili Philydraceae
Klasifikasi :
Kingdom              : Plantae
Divisi                    : Magnoliophyta
Kelas                    : Liliopsida
Sub Kelas             : Liliidae
Ordo                     : Commelinales
Famili                   :
Philydraceae
Genus                   : Philydrum
Spesies                  : Philydrum lanuginosum
Gambar. Philydrum lanuginosum
Gambar. Philydrum lanuginosum

 








8.         Famili Pontederiaceae
Karakteristik dari familiPontederiaceae adalah sebagai berikut (http://delta-intkey.com/angio/www/cyanastr.html) :
-          Berhabitus herba atau terna.
-          Bentuk daun bulat telur atau lanset.

Contoh spesies dari famili Pontederiaceae
Klasifikasi:
Kingdom              : Plantae
Divisi                    : Magnoliophyta
Kelas                    : Liliopsida
Sub Kelas             : Liliidae
Ordo                     : Liliales
Famili                   :
Pontederiaceae
Genus                   : Eichhornia
Spesies                  : Eichhornia crassipes
Gambar. Eichhornia crassipes
(Eceng Gondok)


Menurut penelitian, eceng gondok kaya akan asam humat yang menghasilkan senyawa fitohara yang mampu mempercepat pertumbuhan akar tanaman. Selain itu, eceng gondok juga mengandung asam sianida, triterpenoid, alkaloid dan kaya kalsium. Eceng gondok juga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik, bahan pembuatan kertas, perabotan, kerajinan tangan, dan sebagai media pertumbuhan bagi jamur merang.

9.         Famili Cyanastraceae
Karakteristik dari familiChanastraceae adalah sebagai berikut
-          Berhabitus herba atau terna perenial
-          Daun berbentuk lanset atau bulat telur dengan tepi daun rata.

Contoh spesies dari famili Cyanastraceae
Klasifikasi:
Kingdom              : Plantae
Divisi                    : Magnoliophyta
Kelas                    : Liliopsida
Sub Kelas             : Liliidae
Ordo                     : Liliales
Famili                   :
Cyanastraceae
Genus                   : Cyanastrum
Spesies                  : Cyanastrum cordifolium

Gambar.Cyanastrum cordifolium
 









B.  Ordo Orchidales
Sebagian besar berhabitus terna atau herba yang hidup sebagai epifit. Sebagian kecil sebagai saprofit atau terestrial dengan kadang-kadang terdapat badan-badan yang merupakan adaptasi terhadap kekurangan air (berupa jaringan air). Daun dengan bentuk yang beranekaragam, biasanya tersusun dalam dua baris, seringa agak tebal berdaging. Bunga biseksual dengan simetri bunga yang zigomorf, sebagaian kecil aktinomorf.
a.    Famili Burmanniaceae
Karakteristik dari famili Burmanniaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba annual atau perenial, sebagian besar hidup sebagai saprofit.
-          Batangnya memiliki daun-daun kecil seperti sisik yang tersebar.
-          Spesies yang bukan saprofit mempunyai daun-daun yang tersusun sebagai roset akar.
-          Bunganya biseksual dengan simetri bunga aktinomorf.
-          Perianthium berwarna biru atau putih.
-          Bakal biji berjumlah banyak dan masing-masing mempunyai 2 integumen.
-          Biji berukuran kecil dan banyak mempunyai endosperm dan lembaga belum jelas terdiferensiasi.


Contoh spesies dari famili Burmanniaceae
Klasifikasi:
Kingdom  : Plantae
Divisi        : Magnoliophyta
Kelas         : Liliopsida
Sub Kelas : Liliidae
Ordo         :
Orchidales
Famili        :
Burmanniaceae
Genus       : Apteria
Spesies      : Apteria aphylla
Gambar. Apteria aphylla
 










b.    Famili Orchidaceae
Karakteristik dari famili Orchidaceae adalah sebagai berikut :
-          Habitus terna atau herba perenial dengan perawakan yang beranekaragam.
-          Bersifat epifit atau menumpang pada tumbuhan lain. Selain itu, ada juga yang saprofit atau terestrial.
-          Mempunyai rimpang akar yang seperti umbi tetapi bukan umbi apis atau umbi sisik.
-          Batangnya memiliki daun namun ada yang tidak memiliki daun.
-          Pangkal batangnya sering kali menebal membentuk umbi semu (pseudo bulbi).
-          Akarnya mengandung klorofil yang berfungsi sebagai alat untuk asimilasi.
-          Filotaksisnya berseling/distikha yang tersusun 2 baris. Sebagian kecil memiliki filotaksis berhadapan.
-          Bunganya memiliki bentuk dan warna yang indah.
-          Mempunyai daun pelindung.

Contoh spesies dari famili Orchidaceae
Klasifikasi:
Kingdom  : Plantae
Divisi        : Magnoliophyta
Kelas         : Liliopsida
Sub Kelas : Liliidae
Ordo         :
Orchidales
Famili        :
Orchidaceae
Genus       : Phalaenopsis
Spesies      : Phalaenopsis amabilis
Gambar. Phalaenopsis amabilis
(Anggrek bulan)



Anggrek bulan merupakan jenis anggrek yang banyak digemari karena harga yang terjangkau namun keindahannya yang tak kalah dengan anggrek yang lainnya. Anggrek bulan ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias di rumah.
BAB III
SIMPULAN

Berdasarkan penjelasan yang telah diterangkan di atas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.    Sub classis Liliidae terbagi menjadi dua famili, yaitu famili Liliales dan famili Orchidales.
2.    Ordo dari famili Liliidae terdiri dari famili Philydraceae, Pontederiaceae, Liliiaceae, Iridaceae, Velloziaceae, Aloaceae, Taccaceae, Smilacaceae, Dioscoreaceae.
3.    Ordo dari famili Orchidales terdiri dari Geosiridaceae, Burmanniaceae, Corsiaceae dan Orchidaceae.
4.    Sebagian besar Ordo Liliales berupa terna perennial, mempunyai rimpang, umbi sisik atau umbi lapis, kadang-kadang juga berupa semak atau perdu, bahkan berupa pohon, ada pula yang merupakan tumbuhan memanjat. Daun tersebar pada batang atau merupakan roset akar.
5.    Sebagian besar ordo Orchidales berhabitus terna atau herba yang hidup sebagai epifit. Sebagian kecil sebagai saprofit atau terestrial dengan kadang-kadang terdapat badan-badan yang merupakan adaptasi terhadap kekurangan air (berupa jaringan air).












DAFTAR PUSTAKA


Ahmad Dasuki, Undang. 1992. Penuntut Praktikum Sistematika Tumbuhn Tinggi. Bogor : Pusat Antar Ilmu Hayati ITB
Anderson, 1998. Petunjuk Kepala Kesehatan. Bandung: Indonesia Publishing House.
Campbell, dkk. 2003. Biologi jilid 2. Jakarta : Erlangga.
Pratiwi. D. A. dkk. 2004. Biologi. Jakarta : Erlangga
Rukmana Rahmat. 2000. Ganyong Budi Daya dan Pasca Panen.
Yogyakarta: Kanisius.
Steenis, Van. 1981. Flora cetakan ketiga. Jakarta :PT Pradnya Paramita
Tjitrosoepomo, G. 1996. Taksonomi Tumbuhan (Speramtophyta). Yogyakarta : GajahMada University press
Tjitrosoepomo, G. 1997. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta : GajahMada University press
Tjitrosoepomo, G. 1996. Taksonomi Umum. Yogyakarta : GajahMada University press
Tjitrosomo, Siti Sutarmi. 2010. Botani Umum 3. Bandung : Penerbit Angkasa Bandung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bioteknologi “Peran Pseudomonas sp. Dalam Bioteknologi Bioremediasi Limbah Plastik dan Styrofoam”

MAKALAH BIOTEKNOLOGI  “ Peran   Pseudomonas sp. Dalam Bioteknologi Bioremediasi Limbah Plastik dan Styrofoam ”                  Mata Kuliah          : Bioteknologi           Dosen Pengampu      : Ina Rosdiana Lesmanawati, M.Si    Disusun Oleh : AENUL FAHMI KHALIK (14121610738) BIOLOGI C/ VI TADRIS IPA-BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2015 PEMBAHASAN A.     Bioteknologi dan Bioremediasi Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan. Saat bioremediasi terjadi, enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme memodifikasi polutan beracun dengan mengubah struktur kimia polutan tersebut, sebuah peristiwa yang disebut biotransformas...

MAKALAH TEORI ATOM

MAKALAH TEORI ATOM Di Ajukan guna untuk memenuhi tugas Mata Kuliah : ‘’KIMIA DASAR 1” Dosen Pengampu: Kartimi M.Pd   Disusun Oleh : Nama : Aenul Fahmi Khalik NIM     : 14121610738 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2012-2013 BAB I PENDAHULUAN I.          Latar Belakang           Perkembangan teori atom merupakan suatu perubahan yang terjadi akibat dari pemikiran atau pendapat para ahli yang berbeda disesuaikan dengan perubahan zamannya.perkembangan teori atom terdiri dari beberapa macam yaitu teori atom john dalton, teori atom j.j thomson, teori atom rutherford, teori atom bohr teori atom modern (mekanika gelombang). Semua teori tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diketahui agar dapat mengidentifikasinya satu persatu dan tidak keliru dalam mendeskr...

LILIOPSIDA (SUBKELAS ALISMATIDAE & SUBKELAS ARECIDAE)

LAPORAN PRAKTIKUM BOTANI PHANEROGAMAE LILIOPSIDA (SUBKELAS ALISMATIDAE & SUBKELAS ARECIDAE)   Praktikan: AENUL FAHMI KHALIK NIM 14121610738 BIOLOGI C/ IV Asisten Praktikum: 1. Ali Nurdin          2. Rini Sulastri PUSAT LABORATORIUM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2014 MAGNOLIOPHYTA (MAGNOLIIDAE dan HEMAMELIDAE) A.   TUJUAN 1.       Menemukan ciri-ciri khusus spesies tumbuhan yang termasuk pada divisi Magnoliophyta khususnya Subclassis Alismatidae dan Arecidae. 2.       Membedakan ciri-ciri khusus tumbuhan yang termasuk pada family – family yang ada dalam Subclassis Alismatidae dan Arecidae. B.    DASAR TEORI Magnoliophyta atau angiospermae merupakan kelompok tumbuhan yang alat perkembangbiakan generatifnya berupa bunga. Pada umumnya bunga mempunyai perhia...