Langsung ke konten utama


SUNGAI DI INDRAMAYU TERCEMAR LIMBAH

Limbah industri cemari Sungai PrajagumiwangIndramayu. Beberapa sungai di Kabupaten Indramayu tercemar oleh limbah dari sisa pembungan industri Kerupuk di Desa Kenanga Kec. Sindang dan industri Ikan Asin di Desa Pabean Udik Kec. Indramayu. Sungai yang airnya tercemar oleh limbah sisa pembuangan industri sangat mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas disekitar aliran sungai, dan tentunya merusak ekosisten tumbuhan dan hewan yang ada disekitarnya.
Sungai yang melintasi sentra kerupuk di Blok Dukuh, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, digenangi limbah sisa produksi kerupuk itu terlihat dari warna yang kemerah-merahan yang menggenangi sungai. Selain air yang berwarna, tampak juga busa menggenangi air. Selain itu, sampah juga terlihat turut menumpuk di bagian kali. Bau yang tidak sedap pun tercium saat melintasi air yang berwarna itu. Dua putri pelajar sekolah dasar yang melewati kali tampak menutup hidungnya dengan kain jilbab yang dipakainya, karena bau yang tidak sedap tersebut. Hal itu kerap menimbulkan ketidaknyamanan, terutama ketika hendak makan. Pabrik kerupuk yang ada di Blok Dukuh lokasinya berdekatan dengan rumah penduduk. Sebagian besar penduduk di sana juga menggantungkan hidupnya dengan bekerja di pabrik kerupuk. Menurut seorang warga yang enggan disebutkan namanya, pekerja pabrik kerupuk ada yang mengeluh terkena penyakit kulit, karena gatal-gatal di kakinya. Itu terjadi, karena bersentuhan dengan limbah.
Sudah ada upaya pemasangan instalasi pengolahan air limbah telah disepakati dengan pengusaha. Kemudian, bersama instansi terkait, seperti Dinas Perikanan, Cipta Karya, Perdagangan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, telah melakukan pengawasan ke lapangan terkait pemasangan IPAL. Pengawasan itu, kata dia, berlangsung sekitar bulan Mei 2013. Diberitakan sebelumnya, berdasarkan kajian KLH Indramayu antara tahun 2010-2013, tingkat pencemaran di sentra industri kerupuk itu sudah melebihi batas. Tingkat kandungan Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solid (TTS) sudah berada di atas ambang baku mutu lingkungan. Hal tersebut akan mengakibatkan terganggunya biota air, serta munculnya bau busuk, sehingga air tidak layak diminum atau digunakan untuk mandi.






Disusun oleh:
Aenul Fahmi Khalik (14121610738)
Biologi C/ 5

Sumber:
Indramayupost.com
Sindonews.com
Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kab. Indramayu

Komentar