Langsung ke konten utama

LAPORAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS TAKAKURA



LAPORAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS
TAKAKURA
Diajukan guna memenuhi tugas Mata Kuliah: Sains Terapan
Dosen Pengampu: Novianti Muspiroh, M.Pd









Disusun oleh:
AENUL FAHMI KHALIK
14121610738


TADRIS IPA-BIOLOGI
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON 2015

LAPORAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS
TAKAKURA
I.              Tujuan
Untuk mengetahui pembuatan puput kompos takakura serta memberi wawasan tentang pemanfaatan mengelola limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

II.           Teori
Kompos Takakura adalah kompos yang terbuat dari sampah organik seperti sayuran, buah-buahan, dan daun-daunan (tidak boleh yang mengandung protein seperti : nasi, tulang dan sebagainya) . Kelebihan kompos ini adalah tidak mengeluarkan bau dan kering . Penemu kompos ini berasal dari Jepang, bernama Mr.Takakura . Itu sebab nya kompos ini dinamakan kompos takakura.
Takakura adalah salah satu metode pengomposan baik skala rumah tangga maupun skala kawasan. Metode ini tidak memerlukan lahan yang luas dan kapasitasnya cocok dengan volume sampah domestic yang dibuang oleh rumah tangga sehari-harinya. Dengan metode ini, sampah organic rumah tangga dapat dikelola dengan mudah, tidak menimbulkan bau, tidak menyita banyak waktu dalam pemrosesannya dan hasilnya langsung dimanfaatkan.
Keranjang kompos Takakura adalah hasil penelitian dari seorang ahli Mr. Koji TAKAKURA dari Jepang. Mr. Takakura melakukan penelitian di Surabaya untuk mencari sistem pengolahan sampah organik. Selama kurang lebih setahun, Mr. Takakura bekerja mengolah sampah dengan membiakkan bakteri tertentu yang ’memakan’ sampah organik tanpa menimbulkan bau dan tidak menimbulkan cairan.
Dalam pelaksanaan penelitiannya, Mr. Takakura mengambil sampah rumah tangga, kemudian sampah dipilah dan dibuat beberapa percobaan untuk menemukan bakteri yang sesuai untuk pengomposan tak berbau dan kering. Jenis bakteri yang dikembang biakkan oleh Takakura inilah yang kemudian dijadikan starter kit bagi keranjang Takakura. Hasil percobaan itu, Mr. Takakura menemukan keranjang yang disebut “Takakura Home Method” yang dilingkungan masyarakat lebih dikenal dengan nama “Keranjang Takakura”.
III.        Alat dan Bahan
A.    Alat:
1.      Keranjang sampah
2.      Kardus
3.      Cutter/ pisau
4.      Botol air mineral 1500 ml
5.      Kain lebar
6.      Tali raffia
7.      Sekop
B.     Bahan:
1.      Tanah humus
2.      Sampah organic
3.      Air
4.      Gula sebagai starter

IV.        Cara Pembuatan
A.    Pembuatan Starter dari Gula
1.      Diisikan air ke dalam botol air mineral 1500 ml.
2.      Dimasukan gula pasir 5 sendok makan
3.      Dikocok hingga terlarut
B.     Pembuatan Keranjang Takakura
1.      Disiapkan keranjang sampah yang memiliki lubang-lubang
2.      Dilapisi bagian dalam keranjang dengan potongan kardus melingkar
3.      Dilapisi kembali dengan kain sebagai tempat menanruh pupuk
C.     Membuat Pupuk Kompos Takakura
1.      Dicampurkan antara tanah humus dengan starter gula
2.      Diaduk hingga homogeny
3.      Dimasukkan sampah organic yang sudah di hancurkan hingga kecil
4.      Diaduk kembali hingga homogeny
5.      Dimasukan pupuk kompos takakura tersebut kedalam keranjang takakura yang sudah disediakan
6.      Ditunggu dan diamati perkembanganya selama beberapa hari

V.           Kesimpulan
Kesimpulan dari percobaan yang kami lakukan adalah kompos takakura merupakan cara pembuatan kompos yang terbilang mudah, tidak menimbulkan bau yang menyengat, tidak basah sehingga dapat dilakukan di dalam ruangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH TEORI ATOM

MAKALAH TEORI ATOM Di Ajukan guna untuk memenuhi tugas Mata Kuliah : ‘’KIMIA DASAR 1” Dosen Pengampu: Kartimi M.Pd   Disusun Oleh : Nama : Aenul Fahmi Khalik NIM     : 14121610738 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2012-2013 BAB I PENDAHULUAN I.          Latar Belakang           Perkembangan teori atom merupakan suatu perubahan yang terjadi akibat dari pemikiran atau pendapat para ahli yang berbeda disesuaikan dengan perubahan zamannya.perkembangan teori atom terdiri dari beberapa macam yaitu teori atom john dalton, teori atom j.j thomson, teori atom rutherford, teori atom bohr teori atom modern (mekanika gelombang). Semua teori tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diketahui agar dapat mengidentifikasinya satu persatu dan tidak keliru dalam mendeskr...

Materi Sel

1. Pengertian Sel Sel adalah unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis . Kata sel itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke (1635 – 1703) yang berarti kotak-kotak kosong , setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan protoplasma . Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje . Menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu sitoplasma dan nukleoplasma. Schwaan dan Schleiden (1838), menyatakan bahwa tumbuhan dan hewan mempunyai persamaan, yaitu tubuhnya tersusun oleh sel-sel. Selanjutnya, teori tersebut dikembangkan menjadi suatu teori sebagai berikut: Sel adalah satuan struktural terkecil organisme hidup. Sel merupakan satuan fungsional terkecil organisme hidup. Sel berasal dari sel dan organisme tersusun oleh sel. 2. Struktur Sel Sel terdiri dari 3 bagian utama yaitu membran sel, inti sel, dan sitoplasma...

Materi Reproduksi

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA Reproduksi merupakan ciri utama makhluk hidup yang bertujuan untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Reproduksi pada manusia diawali oleh peleburan sel kelamin jantan (sperma) dengan sel kelamin betina (ovum) yang menghasilkan zigot. Berdasarkan kepemilikan alat kelaminnya, manusia dikelompokkan menjadi organisme yang bersifat gonochoris (satu individu memiliki satu alat kelamin). Sistem reproduksi manusia, baik laki-laki maupun wanita, memiliki empat komponen utama dalam sistem reproduksinya, yaitu: 1. Organ penghasil sel kelamin, 2. Saluran reproduksi, 3. Kelenjar tambahan, dan 4. Alat kopulasi (senggama) 1. Sistem Reproduksi Laki-laki Sistem reproduksi laki-laki dirancang untuk menghasilkan, menyimpan dan mengirimkan sperma. Sistem reproduksi laki-laki terdiri dari: § Alat kelamin luar : terdiri dari skrotum dan penis. § Alat kelamin dalam : terdiri atas testis, kelenjar aksesori dan tubulus. Gambar  Sistem R...