Selada
Daun
(Lactuca sativa)
Morfologi
Akar Selada Daun:
Tanaman
selada memiliki system perakaran tunggang dan serabut. Akar serabut menempel
pada batang, tumbuh menyebar, kesemua arah pada kedalaman 20 cm – 50 cm atau
lebih. Sedangkan akar tunggangnya tumbuh lurus kepusat bumi.
Perakaran
tanaman selada dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang subur,
gembur, mudah menyerap air, dan kedalaman tanah (solum tanah) cukup dalam.
Batang Selada Daun:
Tanaman selada memiliki batang sejati. Pada tanaman selada yang membentuk
krop, batangnya sangat pendek dan hampir tidak terlihat dan terletak pada
bagian dasar yang berada di dalam tanah. Sedangan selada yang tidak membentuk
krop (selada daun dan selada batang) memiliki batang yang lebih panjang dan terlihat.
Batang bersifat tegap, kokoh, dan kuat dengan ukuran diameter berkisar antara
5,6 cm – 7 cm (selada batang), 2 cm – 3 cm (selada daun), serta 2 cm – 3 cm
(selada kepala).
Daun Selada Daun:
Daun tanaman selada memiliki bentuk, ukuran, dan warna yang beragam,
bergantung pada varietasnya. Misalnya, jenis selada yang membentuk krop
memiliki bentuk daun bulat atau lonjong dengan ukuran daun lebar atau besar,
daunnya ada yang berwarna hijau tua, hijau terang, dan ada yang berwarna hijau
agak gelap. Sedangkan jenis selada yang tidak membentuk krop, daunnya berbentuk
bulat panjang, berukuran besar, bagian tepi daun bergerigi (keriting), dan
daunnya ada yang berwarna hijau tua, hijau terang, dan merah. Daun selada
memiliki tangkai daun lebar dan tulang – tulang daun menyirip. Tangkai daun
bersifat kuat dan halus. Daun bersifat lunak dan renyah apabila dimakan, serta
memiliki rasa agak manis. Daun selada umumnya memiliki ukuran panjang 20 cm –
25 cm dan lebar 15 cm atau lebih.
Bunga Selada Daun:
Bunga tanaman selada berwarna kuning, tumbuh lebat dalam satu rangkaian.
Bunga memiliki tangkai bunga yang panjang sampai data mencapai 80 cm atau
lebih.
Tanaman selada yang ditanam di daerah yang beriklim sedang (subtropik)
mudah atau cepat berbuah.
Biji Selada Daun:
Biji tanaman
selada berbentuk lonjong pipih, berbulu, agak keras, berwarna coklat tua, serta
berukuran sangat kecil, yaitu panjang 4 mm dan lebar 1mm. Biji selada merupakan
biji tertutup dan berkeping dua, dapat digunakan untuk perbanyakan tanaman
(perkembangbiakan).
Klasifikasi
Ilmiah Selada Daun
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermathophyta
Sub.
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliophyta
Ordo : Asterales
Famili : Asteraceae
Genus : Lactuca
Spesies : Lactuca
sativa
Pembududayaan Selada Daun:
Bibit selada yang baik dan bermutu adalah sebagai berikut: Penampilan
bernas/kusam, daya kecambah tinggi di atas 85%, tidak rusak/cacat, tidak
mengandung wabah hama dan penyakit. Benih harus disemaikan secara khusus, benih tidak dapat langsung ditanam pada
lubang tanam yang sudah disiapkan. Pemanenan
selada keriting dapat dilakukan setelah tanaman berumur 45 hari setelah tanam,
dengan cara mencabut/memotong pangkal batang tanaman setinggi 10 – 15 cm
dari permukaan tanah.
Kandungan Gizi pada Selada
Daun:
Selada
daun memiliki kandungan gizi yang amat melimpah, diantaranya terdapat kandungan
energi sebanyak 15 Kkal, protein, lemak baik, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat
besi, Vitamin A, Vitamin B1 dan Vitamin C.
Komentar